WAJAH SEBAGAI CERMIN JIWA

Didin Faqihuddin
Alumnus Pondok Pesantren Darul Amal Bekasi
Dosen Bahasa Arab STAIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah

Dalam salah satu ayatnya, Alquran menyebutkan bagaimana seorang manusia yang ditimpa kesusahan dan kesedihan, wajahnya menjadi merah padam. “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah.” (QS. al-Nahl : 58)
Isyarat Alquran ini memberikan satu hakekat penting bahwa wajah merupakan cermin diri. Seseorang bisa mengenali kondisi sahabatnya dengan hanya melihat wajahnya. Alquran menyatkan: “…niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada muka orang-orang yang kafir itu…” (QS. al-Hajj : 72). “Tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud” (QS. al-Hajj : 72)
Nilai kemu’jizatan ilmiah ayat-ayat Alquran ini baru diketahui belakangan ini, setelah ilmu pengetahuan mengalami kemajuan. Kajian-kajian kedokteran dan psikologi menyatakan bahwa wajah benar-benar merupakan cermin jiwa—persis seperti diungkapkan Alquran ratusan tahun silam.
Kedokteran modern mengatakan bahwa wajah memiliki 55 otot yang kita gunakan tanpa kehendak dan kesadaran kita dalam mengekspresikan berbagai perasaan dan kesan. Otot-otot itu dikelilingi oleh syaraf-syaraf yang mengantarkannya ke otak. Melalui otak itulah otot-otot wajah berhubungan dengan seluruh otot yang ada dalam tubuh manusia. Demikian juga wajah memantulkan apa yang bergejolak dalam dada manusia, atau apa yang dirasakan oleh satu bagaian tertentu dalam tubuh manusia. Rasa sakit akan kelihatan secara jelas pertama kali di wajah. Demikian juga perasaan senang dan bahagia secara jelasa akan terlihat di wajah. Setiap kebiasaan, yang baik dan yang buruk, akan membuat jejak yang mendalam di wajah. Oleh karena itu wajah merupakan satu-satunya bagian tubuh manusia yang dapat mengabarkan keadaannya. Tidak ada angota tbuh lain yang dapat kita gunakan untuk membaca keadaan seseorang. Bahkan para ilmuwan mengatakan bahwa kita bisa membaca karakter dan akhlak seseorang melalui garis-garis wajahnya. Garis-garis wajah yang sedang di sekitar mata bersumber dari banyak ketawa dan tersenyum, sedangkan garis wajah yang dalam di sekitar mata menunjukkan kesedihan dan pesimisme. Para orator, pengacara, dan aktordi tengah-tengah wajah mereka ada garis-garis mendalam sampai ke dagu. Para penulis dengan menggunakan mesin ketik dan komputer, para penjahit dan mereka yang pekerjaannya memaksa mereka untuk mengangguk-anggukan kepalanya maka garis-garis wajahnya akan terlihat di bawah dagunya.
Dr. Casis Carel seorang peraih nobel bidang kodokteran berkata: “Sesungguhnya keadaan wajah dipengaruhi oleh keadaan otot-otot yang bergerak di bawah kulit, dan keadaan otot-otot itu dipengaruhi oleh pikiran…”
Wajah juga mengekspresikan hal-hal yang lebih dalam daripada sekedar perasaan seseorang, di mana kita bisa membaca, bukan hanya sifat-sifat buruk seseorang, kecerdasannya, keinginannya, emosinya dan kebiasaan-kebiasaannya, tetapi juga sifat alamiah tubuhnya dan kesiapannya menghadapi berbagai penyakit badan dan pikiran. Dengan hanya melihat wajah seseorang sedikit lebih cermat, kita akan bisa melihat kondisi raga dan jiwanya.
Demikianlah, ilmu manusia pada akhirnya sampai juga pada sesuatu yang sesungguhnya telah Alquran tegaskan lebih dari 14 abad yang lalu bahwa wajah merupakan cerminan jiwa. Wajah mencerminkan perasaan yang ada di dalam jiwa seseorang. Kita dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa seseorang tengah berada pada situasi yang membahagiakannya atau pada situasi yang membuatnya sedih, hanya dengan melihat wajahnya. Maha Suci Allah yang ayat-ayat-Nya penuh dengan kebenaran.
Kampus STAIN Palu, 27 Oktober 2010
Referensi: Mawsuah I’jaz Ilmi Fil Quran

7 Komentar

Filed under Uncategorized

7 responses to “WAJAH SEBAGAI CERMIN JIWA

  1. naaaaahhhh itulah salah satu kehebatan Al-qur’an ga ada yang salah didalam isinya…………… i lv islam

    tersenyumlah biar awet muda hehehehehehehehe……..

  2. Benar, ada yang bilang aura seseorang mudah dikenali melalui wajah!

  3. ayu

    Memang benar apa yang terkandung dalam Alqur’an.
    Wajah adalah cerminan hati.

  4. yani

    artikel jabaran tentang membaca wajah/face reading detailnya gmn? ditunggu….

  5. wiyono

    wajah,tidak gampang dibaca secara pasti,yg menunjukan gambaran hati,kecuali bagi mereka yg maqomnya sudah berhampiran dgn.Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s